Friday, April 1, 2011

Download Mp3 "L'Alphalpha – When We Awake, All Dreams Are Gone (Full Album 2011)"


Press Release

L’Alphalpha – When We Awake, All Dreams Are Gone

Ini, cerita tentang mimpi.

Begitu mereka mengawali rangkaian suara di debut albumnya. Nama band ini L’Alphalpha, berasal dari Jakarta. Berisikan enam orang teman sepermainan yang mencoba mendedikasikan banyak kesamaan selera bersama; Herald Reynaldo (vokal, gitar), Yudishtira Mahendra (bas), Tercitra Winitya (kibor), Ildo Reynardian (drums), Byatriasa Ega (kibor) dan Purusha Irma (violin).

Yang namanya mimpi, tentu saja dirancang dengan antisipasi dasar terhadap berbagai kemungkinan yang menyeruak. Ketika memulai kisahnya, L’Alphalpha hanyalah sebuah embrio mungil berisi keisengan dua orang teman lama. Yang empat lainnya, datang kemudian.

Mereka semua mencintai musik, oleh karenanya berani menempuh tahapan selanjutnya; punya album rekaman.

“Awalnya kami hanya ingin merilis EP. Yang proses rekamannya dimulai pada akhir 2008 namun karena hambatan finansial akhirnya kami baru dapat melanjutkannya di awal 2010, namun banyak pihak yang mendukung kami untuk merilis album penuh saja daripada EP,” terang mereka.

Debut album ini diberi judul When We Awake, All Dreams Are Gone. Mereka, terobsesi dengan mimpi.

“Kalimat tersebut cocok dan cukup mewakili karakter dari albumnya,” papar mereka. Dari segi materi lagu, album ini memang berhasil menjelma menjadi sebuah perjalanan interpretasi dimensi antah berantah model mimpi.

Suara yang dirangkai lewat sembilan lagu mereka adalah ekspresi dari dingin, hangat, megah dan tajamnya indera keenam orang ini.
Courtesy : Thetangga.blogspot.com

“Kami adalah band yang bersifat konseptual; baik musik, gimmick dan visual yang timbul dari idealisme dari masing-masing personil. Kami bebas berekspresi.”

Yang ada di debut album ini bukan satu hal yang baru, tapi sangat menarik.

About a Friend, single pertama rekaman ini rasanya bisa menjadi sebuah kompleksitas gambaran betapa menariknya musik L’Alphalpha. Ketika berkenalan pertama kali, wajar sekali jika kesan perdana adalah rumit. Tapi ketika dicerna berulang, awas bisa jatuh hati dengan sangat mudah.

Seperti sudah disinggung di atas, kemasan pelengkap dari band ini juga tidak lepas diracik dengan rumus konsepsi yang ciamik.

Kover album ini bicara banyak. Begitu juga dengan penampilan mereka di atas panggung yang akan dengan mudah mengundang decak kagum karena kemampuannya untuk mengemas musik yang cenderung murung menjadi sebuah kemasan yang ceria dan enak dilihat.

Dan yang paling penting dari semuanya, mereka menikmati setiap detik perjalanan maju bersama-sama. Itu, sulit untuk dipungkiri, adalah modal dasar yang sangat kuat untuk mengukir pahatan nama yang lebih dalam di industri musik Indonesia.

Albumnnya akan beredar pada hari Jum’at , 11 Februari 2011 (1102.2011). Sekali lagi, ada bukti manis bahwa mimpi selalu ada untuk diwujudkan dengan usaha keras. (thetangga)

L’alphalpha – When We Awake, All Dreams Are Gone.

Jangan Lupa Membeli CD original atau gunakan Nada sambung pribadi NSP, RBTnya agar mereka tetap bisa berkarya dengan lagu terbaru lainnya. Jangan Lupa Follow Thetangga.blogspot.com On Facebook AndTwitter

No comments:

Post a Comment